Hidup Seperti LILIN


Image

Terkadang aku berpikir kalau hidup ini seperti LILIN. Dalam aku menjalani hidup ini sering kali aku merasa diri seperti lilin yang mudah meleleh hanya untuk menerangi gelap. Yang berdiri sendiri tanpa ada yang temani. Yang hanya di pakai di waktu butuh saja. Hidup seperti itulah yang aku alami ketika hidup di antara mereka. Sebagian dari mereka perlu sama aku dan baik sama aku Cuma karena sesuatu saja. Kebanyakan Cuma karena perlu bantuan aku saja. Bukan sok penting atau bagaimana ya. Bagaimana tidak. Kalau perlu sama aku saja, dicarinya dan telpon aku. Giliran aku yang butuh tidak ada yang bisa aku minta bantu. itulah yang pernah aku alami dalam kehidupan ini.
Dan Itulah Hidup Seperti LILIN. Kenapa ? Coba kita lihat LILIN, Dia hanya di pakai waktu mati lampu saja, kalau lagi butuh aja di cari-cari. LILIn di pakai Cuma untuk menerangi suasana gelap mereka. Mereka tidak pernah memperhatikan bagaimana si lilin bekerja untuk mereka. Dia meleleh tapi coba lihat! Ada yang perhatiin lilin? Tidak!!! Bahkan sampai habis tidak ada yang perhatiin. Malah cari lagi yang lain.
Seperti itulah terkadang hidup ini yang aku ibaratkan seperti LILIn. Mungkin kisah seperti ini bukan Cuma aku merasa mengalaminya. Aku yakin kalian juga terkadang merasa seperti itu.  Ada juga waktu atau saat-saat seperti itu yang kalian alami. Dan bagi aku itu tidak masalah. Selama aku masih bisa kenapa tidakkan..🙂

About saputra3di

My family is everything

Posted on June 18, 2013, in Cerita2Ku and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: